Senin, 01 Oktober 2012

Cantik?

Apa yang dipikirkan perempuan tentang kecantikan?
siapa perempuan yang tidak ingin cantik?
lalu apa definisi cantik? bagaimana dan seperti apa perempuan yang disebut cantik itu?
iya.... kita tau semua perempuan ingin cantik. cantik adalah serangkaian kata untuk semuanya. apa maksutnya?

Aku banyak sekali menjumpai seseorang yang selalu berkata "dia cantik" jika memenuhi kriteria dan standar cantik. entah siapa yang memberi standar kecantikan pada wanita. apakah laki-laki atau perempuan itu sendiri. dan aku yakin, cantik pasti punya definisi sendiri di mata setiap orang

Jangan salahkan perempuan yang suka ke salon dan menghabiskan uang, menghambur-hamburkan uangnya untuk barang yang dianggap tidak penting oleh laki-laki, atau matre pada pacarnya.

Kalian harus tau sebabnya.. mereka ingin eksistensi. diakui sebagai perempuan 'cantik'.
sebab "Cantik itu luka" ? Iya itu adalah salah satu judul novel, tapi memang benar cantik itu luka.

Kalau aku ajukan pertanyaan pada anak-anak "manakah boneka yang paling cantik?" mereka pasti menunjuk boneka barbie. tanpa kita sadari mereka juga sudah menstandarisasi kecantikan. apalagi dengan icon kecantikan didunia maya yakni "Barbie". apa yang perlu ditakuti dari standarisasi ini?

Semua orang diciptakan tuhan berbeda-beda, maka jika mereka yang tercipta tak sesuai dengan standarisasi kecantikan dan status 'cantik' itu akan mereka beli dengan harga berapa pun.

coba kamu lihat di google, icon barbie.
yang kita temui adalah sosok boneka yang mempunyai wajah lugu, charming, langsing, putih, kebanyakan berambut panjang, berhidung mancung (?). intinya adalah tidak cacat sedikitpun, kecuali kamu merusak boneka itu haha.

Lalu kita lihat di film anime jepang.
ternyata yang kita lihat juga sama dengan barbie, hanya anime selalu menampakkan roman-roman muka yang selalu sempurna dan tetap terlihat cantik meski anime itu sedang menangis, tertawa, sedih, berteriak, dan lainnya. semua roman muka selalu terlihat perfect.

dan yang nyata adalah di drama-drama korea. aku yakin pasti kamu pernah melihatnya walaupun hanya sekilas.

Status sosial terkadang sangat berbahaya, banyak karena keadaan menjadikan mereka memaksakan diri untuk mengikuti tren atau mode. tak hanya itu. jika punya uang atau memaksa harus punya uang mereka akan memaksakan diri untuk mencapai standarisasi status sosial tersebut. maka bersyukurlah dengan keadaanmu yang sekarang ini!